Cara Menanam Cabe di Polybag Agar Berbuah Lebat

Samharis.com - Apakah Anda seorang pemula yang hobi dalam bercocok tanam? Anda ingin menanam cabe, namun tidak memiliki lahan yang lebar dan luas ? Apabila itu benar mungkin ini adalah salah satu cara alternatif yang cocok untuk Anda terapkan, yaitu penggunaan polybag.

Menanam cabe memang butuh lahan yang luas. Tetapi dengan menggunakan polybag, Anda bisa melakukannya dimanapun asalkan tanaman cabe tesrsebut terkena sinar matahari secara langsung.

Cara Menanam Cabe di Polybag Agar Berbuah Lebat

Penanaman cabe menggunakan polybag bisa di lakukan dan diletakkan dimana saja, asalkan bukan diruangan yang tertutup. Namun perlu diperhatikan juga faktor faktor lain agar tanaman cabe tersebut tumbuh dengan subur. Faktor faktor tersebut adalah penggunakan campuran media tanam  yang pas.

Penggunaan campuran media yang pas antara tanah dengan pupuk hewani akan membuat tanaman cabe di polybag  menghasilkan panen yang banyak dan bisa bersaing dengan penanaman cabe dilahan yang luas sekalipun.

Pada dasarnya, sistem penanaman cabe cukup rumit bagi orang tidak pernah menanam cabe sekalipun. Apabila salah menerapkan, maka akan gagal dalam penanaman tersebut. Dan kegagalan seperti inilah yang sering dilakukan oleh pemula yang ingin melakukan penanaman cabe namun tidak begitu memahami ilmunya, jadi hasilnya hanya sekedarnya saja.

Keinginan dalam menanam cabe dengan lahan yang terbatas bisa disiasati dengan media Polybag. Berikut beberapa langkah dan penjelasan tentang cara menanam cabe di polybag agar berbuah lebat :

1.Proses Pemilihan Benih


Benih cabe

Jika Anda adalah seorang pemula, jangan menggunakan benih cabe yang ada didapur sebab belum tentu jelas kualitasnya. Cabe didapur bukan untuk benih yang ditanam kembali, cabe tersebut masih muda dan kualitasnya kurang bagus. Jadi ketika benih cabe yang didapur Anda gunakan untuk ditanam kembali, maka hasilnya kurang maksimal.

Benih cabe yang bagus dan berkualitas adalah benih cabe jenis hibrida atau benih cabe lainnya yang juga memiliki keunggulan dan kualitasnya tidak jauh beda dengan benih cabe jenis hibrida. Benih cabe jenis hibrida yang dijual ini kemasannya bermutu dan sudah standar pabrik yang di kemas dengan merek yang bermacam-macam.

Jangan lupa ketika membeli, Perhatikan juga tanggal kadaluarsanya. Karena ketika masa kadaluarsanya habis, maka akan berpengaruh juga pada benih cabe yang akan Anda tanam.

2. Proses Penyemaian Cabe


Media semai cabe

Dalam proses penyemaian cabe, disarankan untuk diletakkan dilokasi yang lembab untuk membantu  proses pertumbuhan benih cabe tersebut. Karena ditakutkan kecambah cabe akan  kering akibat kena terik matahari apabila langsung ditanam di polybag.

Agar benih cabe cepat berkecambah, Anda bisa lakukan penyemaian diatas nampan atau wadah lain kemudian campurkan tanah dan kotoran hewan dengan perbandingan 1:1 aduk hingga rata lalu taburkan benih cabe diatas tanah dan kotoran hewan (pupuk) tersebut.

Sebelum dilakukan penaburan benih cabe, sebaiknya benih cabe direndam dulu pada air hangat kurang lebih sekitar 12 jam, baru kemudian ditaburkan pada tempat penyemaian tersebut.

Untuk penempatan lokasi yang bagus, bisa diletakkan dekat dengan tempat pemandian ataupun tempat-tempat yang mudah lembab agar benih cabe cepat berkecambah. Jangan lupa untuk selalu dipantau kondisi tanahnya, jangan biarkan hingga mengering.

Apabila tanah kering, Anda bisa melakukan penyiraman namun jangan terlalu becek, siramlah secukupnya. Benih cabe bisa dipindahkan di polybag apabila ia sudah berkembang dan mengeluarkan 2 atau 3 daun.

3. Persiapan Media Semai dan Penanaman pada Polybag


Penanaman pada polybag

Setelah proses penyemaian selesai, kini benih cabe sudah siap untuk ditanam. Dalam proses pemindahan ini, siapkan media tanam yang sudah disusun di polybag minimal selama 7 hari. Proses ini dilakukan agar media tanam lebih netral dalam hal apapun, dianjurkan juga untuk menggunakan tanah gembur yang memiliki kandungan pupuk kompos yang baik, agar pertumbuhan dan buah cabenya berkualitas.

Dalam proses pembuatan media tanam, gunakan campuran tanah, kotoran hewan , sekam mentah dan juga arang sekam dengan perbandingan 3:2:1:1, bisa juga menggunakan alternatif lain yaitu tanah bekas pembakaran sampah yang berwarna hitam, dan juga kotoran hewan yang sudah menyatu dengan tanah, bukan kotoran hewan yang masih basah, karena kedua media tanam tersebut cukup subur untuk digunakan.

Ketika penyemaian sudah siap, selanjutnya bisa pindahkan bibit-bibit tersebut pada tempat proses penyemaian dengan perlahan. Ketika dilakukan pencabutan benih, tanahnya juga diikutkan agar saat dicabut, benih tersebut tidak mudah layu. Proses pemindahan bisa dilakukan di pagi atau sore hari. Usahakan kedalaman untuk memasukkan bibit cabe kurang lebih 5cm kemudian uruk kembali menggunakan tanah.

4. Perawatan dan Pemeliharaan

Perawatan dan Pemeliharaan cabe

Berkebun menggunakan polybag juga membutuhkan perawatan dan pemeliharaan yang rutin. Entah itu penyiraman ataupun pemupukan. Hal itu dilakukan agar cabe tetap hidup dan berkembang. Dalam melakukan penyiraman bisa melihat cuaca terlebih dahulu, apabila sering hujan penyiraman cukup sekali saja dipagi hari, namun ketika cuaca panas (tidak ada hujan) lakukan penyiraman 2 kali di pagi dan sore hari. 

Dan dalam pemupukannya bisa menggunakan pupuk NPK atau lainnya, agar tanaman cabe tumbuh dengan subur. Jika menggunakan pupuk kimia bisa gunakan seperlunya saja, lebih baiknya gunakan pupuk organik dalam pemupukannya.

Itulah beberapa cara menanam cabe di polybag, ini bisa menjadi referensi dan percobaan bagi anda yang pemula. Ketika percobaan penanaman di polybag berhasil, selanjutnya Anda bisa langsung terjun menanam dilahan yang lebih luas lagi.


Semoga bermanfaat dan Jazaakumullah biikhair :)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel